Kamis, 30-07-2026
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi

GTK MAN 3 Sukabumi Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Mantis.news — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, di Gedung Samudra PGRI Cibuaya, Ujung Genteng. Kegiatan yang diikuti 68 orang GTK ini bertujuan memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.

Workshop tahun ini merupakan pelaksanaan batch kedua setelah kegiatan serupa digelar pada 2025. Keberlanjutan program ini menjadi bentuk komitmen MAN 3 Sukabumi dalam memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, sehingga nilai-nilai cinta, keteladanan, dan pembentukan karakter semakin terinternalisasi dalam budaya madrasah.

Workshop secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Henda, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa workshop ini merupakan ikhtiar madrasah agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar hadir dalam praktik pembelajaran dan budaya kerja sehari-hari.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen membangun budaya belajar yang berlandaskan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, dan semangat melayani peserta didik.

Menurut H. Henda, Kurikulum Berbasis Cinta merupakan salah satu ikhtiar Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kepribadian peserta didik. Karena itu, implementasinya tidak cukup sebatas memenuhi administrasi pembelajaran, melainkan harus diwujudkan melalui sikap kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan keteladanan dalam setiap proses pendidikan.

“Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai, membangun karakter, serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. Ketika proses pembelajaran dibangun atas dasar cinta, maka peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pembangun peradaban. Melalui workshop ini, seluruh pendidik diharapkan semakin memahami dan berkomitmen mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten sehingga madrasah menjadi ruang tumbuhnya ilmu pengetahuan, nilai-nilai kemanusiaan, moderasi beragama, toleransi, dan karakter peserta didik yang unggul.

Mengakhiri sambutannya, H. Henda berharap seluruh peserta mengikuti workshop dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, dan saling berbagi praktik baik yang dapat diterapkan di madrasah. Ia optimistis, melalui sinergi seluruh guru dan tenaga kependidikan, MAN 3 Sukabumi akan semakin mampu mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas, humanis, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai cinta sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama RI.

(Dok. Humas MAN 3 Sukabumi)

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan