Selasa, 14-04-2026
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi

Upacara Bendera Hari Senin di MAN 3 Sukabumi Tekankan Kepedulian Lingkungan

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Mantis .news.— Madrasah Aliyah Negeri 3 Sukabumi melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin pada hari Senin, 13 April 2026. Bertindak sebagai pembina upacara, Hadiansyah Yudistira, S.Th.I., yang baru saja ditetapkan melalui Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Madrasah sebagai Ketua Tim Penataan Lingkungan Madrasah.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai tanggung jawab manusia dalam menjaga dan memelihara bumi sebagai amanah dari Allah SWT. Sebelum menyampaikan amanat, beliau mengawali dengan pertanyaan kepada peserta upacara, “Apakah ada yang berbeda dengan wajah MAN 3 Sukabumi?” Serentak para peserta menjawab bahwa terdapat perubahan yang terlihat.

MAN 3 Sukabumi selama ini dikenal sebagai madrasah yang asri dengan pepohonan rindang yang menghiasi lingkungan sekolah. Pepohonan tersebut telah tumbuh tinggi dan memberikan suasana sejuk di berbagai sudut madrasah. Namun, dalam rangka revitalisasi lingkungan, madrasah kini mulai melakukan penataan ulang dengan konsep yang lebih terencana dan berkelanjutan. Beberapa pohon yang sudah terlalu tinggi serta berpotensi mengganggu bangunan, seperti merusak genting, secara bertahap ditebang tanpa mengganggu aktivitas utama madrasah. Sebagai penggantinya, akan ditanam tanaman pucuk merah yang lebih ramah terhadap lingkungan bangunan dan tetap memberikan nilai estetika.

Dalam amanatnya, Hadiansyah Yudistira juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'” (QS. Al-Baqarah: 30)

Selain itu, beliau juga menguatkan pesan tersebut dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 41:

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rum: 41)

Ayat ini menegaskan bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini tidak terlepas dari ulah manusia sendiri. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memperbaiki, menjaga, dan melestarikan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual.

Beliau juga mengajak seluruh warga madrasah untuk tidak berpikir sempit dalam upaya penghijauan. “Jangan pernah terbersit dalam hati bahwa kita rugi menanam pohon karena hasilnya akan dinikmati oleh generasi yang akan datang. Justru di situlah letak kemuliaan kita, ketika apa yang kita tanam hari ini menjadi manfaat bagi orang lain di masa depan. Sebagaimana para leluhur kita dahulu yang menanam berbagai pohon bermanfaat tanpa sempat menikmati sepenuhnya hasilnya, namun kini kita yang merasakan kebaikannya. Maka sudah sepantasnya kita melanjutkan estafet kebaikan tersebut demi keberlangsungan generasi berikutnya,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Madrasah, H. Henda, M.Ag., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Penataan Lingkungan Madrasah yang dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu telah menunjukkan progres yang signifikan. Lingkungan madrasah kini mulai tampak lebih bersih, terang, dan tertata dengan baik.

Beliau juga menegaskan bahwa sesuai komitmen tim, halaman madrasah akan kembali ditata dan dipenuhi dengan tanaman baru sebagai bagian dari program reboisasi. Program ini akan melibatkan seluruh unsur madrasah, baik guru dan tenaga kependidikan (GTK) maupun siswa. “Dari kita, oleh kita, dan untuk kita, inilah bentuk usaha sadar yang sedang kita bangun bersama,” ungkapnya.

Selain penataan lingkungan melalui reboisasi, madrasah juga tengah melakukan pembenahan sarana dan prasarana, salah satunya adalah penataan area parkir khusus siswa. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, bersih, tertata, dan berwawasan lingkungan, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh warga madrasah serta menjadi daya tarik positif di tengah masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, seluruh unsur madrasah diharapkan dapat berkontribusi secara aktif dan serius agar setiap rencana yang telah disusun dapat berjalan optimal dan sesuai dengan harapan bersama.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan