Selasa, 14-04-2026
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi

Peringatan Hari Guru Nasional MAN 3 Sukabumi

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Mantis.news, 25 November 2025 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional dengan penuh khidmat dan meriah. Mengusung tema “ Merawat Semesta dengan Cinta ”, seluruh rangkaian acara dipersiapkan secara matang dan penuh dedikasi oleh para siswa melalui OSIS dan MPK, sebagai wujud bakti mereka kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang hari ini tengah memperingati hari kelahirannya.

Upacara peringatan berlangsung di lapangan madrasah dan dipimpin oleh seorang guru senior yang telah lama mengabdikan diri di MAN 3 Sukabumi. Terpilihnya Heris Rusliandi, S.Ag., M.M. sebagai pembina upacara merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas dedikasi tanpa henti dalam membimbing generasi muda. Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pesan inspiratif melalui pembacaan teks pidato Mendikdasmen.

Intisari pesan dari pidato Mendikdasmen yang dibacakan antara lain:

  1. Guru adalah penopang utama masa depan bangsa, bukan hanya yang mengajar materi, namun yang menumbuhkan karakter.
  2. Pendidikan tidak boleh berhenti berinovasi, guru harus menjadi agen perubahan yang tangguh, adaptif, dan tidak kehilangan kasih sayang dalam mendidik.
  3. Murid didorong untuk menghormati guru, dan guru harus terus mencintai profesinya sebagai pekerjaan yang paling mulia: mengantarkan manusia menuju kehidupan yang lebih baik.
  4. Semangat pemulihan pendidikan harus dijalankan bersama: guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.

Suasana upacara menjadi semakin syahdu ketika seluruh peserta menyanyikan tiga lagu: “ Hymne Guru ”, “ Terima Kasih Guruku ”, dan “Guruku Tersayang”. Alunan lagu tersebut membawa nuansa haru, mengingatkan kembali pada jasa, pengorbanan, dan cinta tulus seorang guru.

Apel peringatan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa MAN 3 Sukabumi. Usai apel, acara berlanjut dengan rangkaian apresiasi dari para siswa. Seluruh guru dan tenaga kependidikan berbaris rapi di depan lapangan. Satu per satu siswa menyalami mereka sambil menyerahkan sekuntum bunga sebagai tanda terima kasih. Momen itu diselimuti haru; para guru tak berhenti menitipkan doa agar siswa menjadi pribadi yang berkarakter, sukses, dan membanggakan. Sebaliknya, para siswa mendoakan guru agar selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan balon kebahagiaan, simbol harapan dan cita-cita yang terus tumbuh di hati seluruh warga madrasah. Setelahnya, siswa berfoto bersama wali kelas masing-masing untuk mengabadikan momen kebersamaan yang penuh kehangatan.

Suasana peringatan semakin bergelora ketika tiba saat penganugerahan nominasi guru dan tenaga kependidikan, sebuah bentuk apresiasi murni dari siswa kepada para pendidik. Di antara nominasi yang diberikan terdapat penghargaan “Guru Terinspiratif, Guru Terajin, Guru Terdisiplin, Guru Terbaik, Guru Terfavorit, Guru Terhumoris, dan Guru Tergaul.” Tepuk tangan dan rasa haru menyelimuti suasana ketika nama-nama penerima dibacakan.

Salah seorang guru penerima nominasi memberikan sambutan singkat namun penuh makna:
“Lebih dari dua puluh tahun saya mengajar di madrasah ini, ada banyak kisah yang menempa. Saya melihat siswa datang dari berbagai latar belakang, kemudian tumbuh hingga menemukan sukses mereka masing-masing. Di balik suka dan duka mengajar, saya justru menjadi lebih dewasa. Saya banyak belajar dari para siswa: tentang kesabaran, semangat, dan keteguhan. Nominasi ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi pengingat untuk selalu berinovasi, memperbaiki diri, dan membimbing anak-anak kita menuju masa depan yang lebih baik.” pungkas Yuli Yuniar, S.Pd. selaku penerima penobatan guru inspiratif.

Acara ditutup dengan hiburan istimewa berupa persembahan lagu dari para siswa sebagai bentuk cinta dan ucapan terima kasih kepada seluruh guru.

Meski Plt. Kepala Madrasah berhalangan hadir karena tugas lain, beliau menyampaikan pesan tertulis kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa. “Di Hari Guru Nasional ini, saya menyampaikan rasa hormat dan bangga setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik MAN 3 Sukabumi. Jadikan setiap tantangan sebagai jalan untuk berkarya. Semoga cinta kita kepada ilmu, semesta, dan generasi penerus selalu dirawat tanpa henti. Guru bukan sekadar profesi, melainkan cahaya yang menerangi perjalanan anak-anak menuju masa depan mereka. Teruslah berjuang, teruslah membimbing, karena setiap langkah kecil kalian adalah tonggak besar bagi peradaban.”

Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan, seluruh rangkaian acara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di MAN 3 Sukabumi berjalan lancar, bermakna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap insan pendidik maupun peserta didik.

Humas MAN 3 Sukabumi

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan