Jumat, 17-04-2026
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi
  • Aya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasiAya disisi jembar prestasi, MAN 3 Sukabumi tidak ada zonasi

MAN 3 Sukabumi Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan Ragam Kegiatan Bermakna

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

(Upacara Peringatan HSN, MAN 3 Sukabumi yang Bergabung dengan Tingkat Kecamatan)

Mantis.news—Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi menyelenggarakan dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan selama dua hari, pada 22 s.d. 23 Oktober 2025. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Tema yang diusung nasional adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”

Upacara Bersama Tingkat Kecamatan Surade

Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Surade, yang digelar pada Rabu, 22 oktober di Lapang Lodaya Setra, Surade.

Upacara berlangsung khidmat, dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, para santri pondok pesantren, siswa madrasah dan sekolah, serta perwakilan organisasi Islam di wilayah Kecamatan Surade.

Dalam kegiatan ini, sejumlah siswa MAN 3 Sukabumi dipercaya menjadi petugas pembawa acara dan tim paduan suara yang melantunkan lagu Hari santri dan  lagu lainnya, menambah kekhidmatan jalannya upacara.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Camat Surade, Suryana, S.IP., Kp., M.Si. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan pidato Menteri Agama Republik Indonesia pada peringatan HSN 2025. Isi pidato tersebut menggugah rasa empati peserta karena menyinggung dua peristiwa aktual yang melibatkan santri dan pesantren, yakni musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo serta kasus pemberitaan yang melibatkan pondok pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur.

Momen ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai kesantrian di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Karnaval Santri Warnai Peringatan

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval dan pawai arak-arakan santri tingkat kecamatan pada sore harinya setelah Salat Asar.

MAN 3 Sukabumi menjadi peserta terbanyak, dengan 31 kelas turut serta dalam pawai tersebut. Para peserta tampil mengenakan kostum bernuansa santri yang memadukan unsur tradisi, budaya lokal, dan kreativitas sesuai tema Hari Santri Nasional tahun ini.

(Arak-arakan pawai HSN, MAN 3 Sukabumi peserta terbanyak di karnaval)

Karnaval semakin semarak dengan kehadiran Kepala MAN 3 Sukabumi, Pahirudin, S.Ag., M.M., yang turut memimpin arak-arakan dari atas mobil Jeep. Aksi tersebut menjadi simbol semangat kepemimpinan sekaligus wujud kebanggaan terhadap dunia kesantrian.

Tabligh Akbar dan Partisipasi Santri

Pada malam harinya, MAN 3 Sukabumi kembali berpartisipasi dalam Tabligh Akbar tingkat Kecamatan Surade.

Acara yang digelar di sekitar Pondok Pesantren Ulul Albab ini diikuti oleh para santri dan masyarakat sekitar.

Siswa MAN 3 Sukabumi yang juga merupakan santri di pesantren tersebut turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang berlangsung dengan suasana religius, hangat, dan penuh hikmah.

Lomba “Ngaliwet Ala Santri” Tutup Rangkaian HSN

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, MAN 3 Sukabumi menggelar Lomba “Ngaliwet Ala Santri” pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Sebanyak 31 kelas ikut serta, masing-masing menampilkan kekompakan dan kreativitas dalam memasak liwet menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu, menggambarkan kesederhanaan hidup santri di pesantren.

(Suasana lomba Ngaliwet Ala Santri)

 

Selama perlombaan berlangsung, suasana madrasah semakin semarak dengan penampilan seni religius dari para siswa, seperti solo vokal, paduan suara, dan hadroh. Hiburan tersebut menghadirkan nuansa syukur dan kegembiraan yang menambah kemeriahan acara, sekaligus menunjukkan bakat seni islami para santri.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 3 Sukabumi, Pahirudin, S.Ag., M.M., menyampaikan pesan inspiratif “Lomba ngaliwet ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi media pembelajaran tentang arti kebersamaan, kerja sama, dan keikhlasan. Dari menyiapkan kayu, menyalakan api, hingga membersihkan tempat, santri belajar makna gotong royong dan tanggung jawab. Inilah cerminan nilai luhur kesantrian yang harus terus kita jaga.”

Penilaian lomba mencakup berbagai aspek, mulai dari proses memasak, kekompakan tim, cita rasa hasil masakan, hingga kebersihan area setelah kegiatan selesai.

Seluruh peserta dan warga madrasah tampak antusias mengikuti acara hingga akhir, menciptakan suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat makna kebersamaan.

Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2025 di MAN 3 Sukabumi menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, serta kepedulian sosial kepada peserta didik.

Melalui kegiatan seperti upacara, karnaval, tabligh akbar, dan lomba ngaliwet, para santri diajarkan untuk menguatkan semangat kemandirian, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

“Mudah-mudahan peringatan ini tidak berhenti sebagai simbol seremonial, tetapi menjadi pembelajaran nyata bagi seluruh keluarga besar MAN 3 Sukabumi untuk terus meneladani semangat santri yang cinta ilmu, cinta tanah air, dan berakhlak mulia,” tutup Pahirudin.

(Dok. Humas MAN 3 Sukabumi)

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan