Mantis.news– MAN 3 Sukabumi memperingati Bulan Bahasa 2026 melalui tujuh mata lomba yang melibatkan siswa kelas X dan XI pada 29–30 Oktober 2026. Mengusung tema “Merayakan Keberagaman Bahasa, Menghidupkan Literasi, Mengukir Karya untuk Dunia”, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas di bidang bahasa, sastra, seni, serta literasi.

Pelaksanaan tahun ini disesuaikan dengan agenda akademik madrasah, khususnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII. Karena itu, kegiatan berlangsung sederhana tanpa seremoni pembukaan maupun pertunjukan seni. Meski demikian, seluruh rangkaian perlombaan tetap berjalan sesuai rencana dengan mekanisme pelaksanaan langsung maupun pengumpulan karya secara digital.
Kegiatan ini melibatkan guru bahasa, unsur seni, pengelola perpustakaan, serta siswa kelas X dan XI. Pelaksanaannya telah mendapat izin Plt. Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Sarifudin, S.Pd., M.M., dengan tetap memperhatikan kelancaran pembelajaran dan pelaksanaan TKA.
Perwakilan Perhimpunan Guru Bahasa-Sastra dan Seni, Yuli Yuniar, S.Pd., menyampaikan bahwa Bulan Bahasa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan potensi dan mengembangkan kreativitas.
“Esensi Bulan Bahasa adalah memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengekspresikan potensi, menyalurkan minat dan bakat, serta mengembangkan kreativitas dalam bidang bahasa, sastra, seni, dan literasi. Yang lebih penting bukan hanya kemeriahan kegiatan, tetapi tumbuhnya keberanian, kreativitas, dan budaya literasi di lingkungan madrasah,” ungkap Yuli.
Tahun ini, panitia menghadirkan tujuh mata lomba dengan beragam bentuk ekspresi. Ketujuhnya meliputi AI Copywriting Challenge , English Caption Contest: Aesthetic Dump Edition, Dubbing Bahasa Arab, Video Wawancara Basa Sunda, Poster Manual bertema Jejak Kebaikan di Ruang Siber, Singing Contest, serta MANTIS Book Review – REBUTAN (Review Buku dan Tanggapan).
Berbagai perlombaan tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan berbahasa, kemampuan komunikasi, kreativitas seni, pelestarian bahasa daerah, serta budaya membaca. Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian dari kegiatan, terutama melalui lomba yang mengangkat kecerdasan buatan dan karya visual.
Agar tidak mengganggu agenda akademik, pelaksanaan lomba diatur secara terarah dengan melibatkan perwakilan setiap kelas. Sebagian perlombaan berlangsung secara langsung di lingkungan madrasah, sedangkan lainnya dilaksanakan melalui pengumpulan karya digital sesuai petunjuk teknis panitia.
Plt. Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Sarifudin, S.Pd., M.M., mengapresiasi kolaborasi guru, panitia, pengelola perpustakaan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut di tengah padatnya agenda madrasah.
“Kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan Bulan Bahasa ini. Terima kasih kepada para guru, panitia, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan tetap terlaksana tanpa mengganggu TKA dan pembelajaran. Kepada seluruh peserta, tetap semangat, junjung tinggi kejujuran, dan jadikan perlombaan sebagai kesempatan untuk belajar serta mengembangkan kemampuan,” pesannya.
Ia juga berharap penyelenggaraan Bulan Bahasa pada tahun mendatang dapat direncanakan lebih awal sehingga siswa kelas X, XI, dan XII memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Melalui peringatan Bulan Bahasa 2026, MAN 3 Sukabumi berupaya menumbuhkan generasi yang terampil berbahasa, memiliki budaya literasi, kreatif dalam berkarya, serta bijak memanfaatkan teknologi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk belajar berkompetisi secara sehat, menghargai keberagaman, dan membangun kepercayaan diri.
Satu semangat, beragam bahasa, berjuta karya. Dari madrasah, literasi ditumbuhkan; dari generasi muda, masa depan dibangun.
(Dok. Humas MAN 3 Sukabumi)