Mantis.newsโ Dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026, MAN 3 Sukabumi menggelar lomba memasak Liwet ala Santri yang diikuti 31 kelompok atau kelas. Kegiatan berlangsung di pelataran parkir siswa sisi barat, tepat di depan ruang Wakamad dan staf MAN 3 Sukabumi, dengan menghadirkan suasana penuh keceriaan, kekompakan, dan kebersamaan.

Setiap kelompok berkolaborasi menyiapkan sajian nasi liwet dengan kreativitas masing-masing. Penilaian oleh tim juri meliputi kekompakan, kebersihan dan kerapian area memasak, cita rasa masakan, serta kreativitas dalam penyajian.
Tradisi yang senantiasa hadir dalam peringatan Hari Santri ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai gotong royong, kemandirian, tanggung jawab, kebersihan, dan rasa syukur. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa keberhasilan membutuhkan kerja sama, komunikasi, serta kesediaan untuk saling membantu.

Filosofi makan liwet bersama juga mencerminkan kesederhanaan, kesetaraan, dan ukhuwah. Seluruh civitas akademika menikmati hidangan dengan penuh syukur dan sukacita setelah proses penilaian selesai, menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan di lingkungan madrasah.
Plt. Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Sarifudin, S.Pd., M.M., mengapresiasi antusiasme para siswa dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba ini menjadi sarana efektif untuk membangun keakraban, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan budaya gotong royong.
โKegiatan sederhana ini mengajarkan kekompakan, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian. Kebahagiaan tidak selalu lahir dari sesuatu yang mewah, tetapi juga dari kebersamaan dan kesediaan untuk berbagi. Semoga semangat persaudaraan ini terus tumbuh dalam keluarga besar MAN 3 Sukabumi,โ ungkapnya.
Melalui Liwet ala Santri, MAN 3 Sukabumi menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya tentang mengenang perjuangan, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai kesantrian melalui tindakan nyata, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
(Dok. Humas MAN 3 Sukabumi)